PASURUAN – Pemerintah Kota Pasuruan menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat pelaksanaan Haul KH Abdul Hamid atau yang dikenal sebagai Mbah Hamid. Langkah tersebut dilakukan karena pembangunan Jembatan Bokwedi belum sepenuhnya rampung.
Haul Mbah Hamid diperkirakan akan menarik kedatangan jamaah dari berbagai daerah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan Kota Pasuruan.
Sementara itu, Jembatan Bokwedi yang menjadi salah satu akses penting di wilayah tersebut masih dalam tahap pengerjaan sehingga belum dapat digunakan secara optimal.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan
Pemkot Pasuruan bersama pihak terkait tengah mempersiapkan skema pengaturan arus kendaraan. Rekayasa dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan sekaligus mengantisipasi penumpukan kendaraan selama rangkaian haul berlangsung.
Sejumlah jalur alternatif dan titik pengaturan lalu lintas akan disiapkan. Petugas juga akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang diperkirakan mengalami peningkatan kepadatan.
Jamaah Diminta Perhatikan Jalur Alternatif
Masyarakat dan jamaah yang akan menghadiri Haul Mbah Hamid diimbau memperhatikan informasi mengenai pengalihan arus yang nantinya diberlakukan.
Pengendara diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan serta menghindari ruas jalan yang mengalami kepadatan apabila terdapat jalur alternatif yang telah disediakan.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan dan membuat perjalanan jamaah maupun warga sekitar tetap lancar.
Pembangunan Jembatan Tetap Berjalan
Di tengah persiapan menghadapi lonjakan arus kendaraan, pembangunan Jembatan Bokwedi tetap dilanjutkan. Pemerintah berharap pekerjaan dapat segera diselesaikan sehingga akses masyarakat kembali normal.
Untuk sementara, pengaturan lalu lintas menjadi salah satu langkah yang diprioritaskan guna menghadapi meningkatnya aktivitas kendaraan selama pelaksanaan haul.
Pemkot Pasuruan juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan mengikuti perkembangan informasi lalu lintas dari kanal resmi pemerintah maupun petugas di lapangan.


