PASURUAN – Jembatan Viaduk Gempol di Kabupaten Pasuruan kembali menjadi perhatian setelah berulang kali menjadi lokasi kecelakaan yang melibatkan kendaraan bertonase besar. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah truk dilaporkan tersangkut pada pembatas ketinggian (portal) sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
Kejadian serupa kembali mengingatkan masyarakat bahwa viaduk tersebut masih menjadi titik rawan bagi pengemudi truk yang membawa muatan tinggi. Tidak sedikit kendaraan yang gagal melewati portal karena dimensi muatan melebihi batas yang diperbolehkan.
Pembatas Ketinggian Kerap Disenggol Truk
Portal pembatas dipasang sebagai pengaman agar kendaraan dengan tinggi melebihi batas tidak langsung menghantam struktur jembatan rel kereta api. Namun, masih banyak sopir truk yang nekat melintas tanpa memperhitungkan tinggi kendaraan maupun muatannya.
Akibatnya, kendaraan sering kali tersangkut pada portal. Dalam beberapa kasus, benturan membuat muatan berjatuhan, truk terguling, hingga membahayakan pengguna jalan lain yang berada di sekitar lokasi.
Pernah Timbulkan Korban Jiwa
Riwayat kecelakaan di Viaduk Gempol bukan hanya menyebabkan kerusakan kendaraan. Pada insiden sebelumnya, sebuah muatan besi yang tersangkut portal terlepas dari truk dan menimpa seorang pengendara sepeda motor hingga meninggal dunia. Kasus tersebut menjadi salah satu kecelakaan paling fatal yang pernah terjadi di lokasi tersebut.
Selain itu, kecelakaan lain juga pernah terjadi ketika truk yang tersangkut pembatas kehilangan keseimbangan hingga terguling dan menimpa sepeda motor yang melintas di sampingnya.
Warga Berharap Ada Solusi Jangka Panjang
Seringnya insiden di kawasan Viaduk Gempol memunculkan harapan agar dilakukan langkah pencegahan yang lebih efektif. Selain pemasangan rambu yang lebih jelas, masyarakat berharap ada sistem peringatan dini bagi kendaraan bertinggi lebih sebelum memasuki area viaduk.
Di sisi lain, pengemudi kendaraan angkutan barang juga diimbau selalu memeriksa dimensi kendaraan dan mematuhi rambu pembatas ketinggian. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kecelakaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.


