PASURUAN – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan asal Kabupaten Pasuruan yang hilang setelah diterjang ombak besar akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pasuruan.
Korban sebelumnya diketahui pergi melaut seperti biasa. Namun, saat berada di tengah laut, cuaca dilaporkan memburuk disertai gelombang tinggi yang menyebabkan perahu yang digunakan korban mengalami insiden. Sejak saat itu, korban dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
Tim Gabungan Sisir Perairan
Proses pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polairud, nelayan, serta sejumlah relawan. Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada dengan memanfaatkan perahu karet dan kapal nelayan.
Setelah beberapa waktu melakukan pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian. Tim kemudian mengevakuasi korban ke daratan untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.
Diserahkan kepada Keluarga
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Suasana duka menyelimuti kediaman korban setelah kabar penemuan tersebut diterima keluarga dan kerabat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum memutuskan melaut, terutama ketika potensi gelombang tinggi dan angin kencang diperkirakan terjadi di wilayah perairan.
Imbauan Waspadai Cuaca Ekstrem
Petugas mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk selalu memantau informasi cuaca dari instansi terkait sebelum beraktivitas di laut. Apabila cuaca dinilai tidak bersahabat, aktivitas melaut sebaiknya ditunda demi keselamatan.


