PASURUAN – Seorang pria di Kabupaten Pasuruan menjadi sasaran amarah warga setelah diduga mencoba mencuri uang dari kotak amal sebuah masjid. Aksi pelaku yang sempat berpura-pura menunaikan salat untuk mengelabui warga akhirnya terbongkar dan berujung diamankan oleh massa.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu masjid di wilayah Pasuruan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku datang ke masjid seperti layaknya jamaah pada umumnya. Kehadirannya sempat tidak menimbulkan kecurigaan karena ia turut berada di dalam area ibadah dan berpura-pura menjalankan salat.
Namun, gerak-gerik pelaku yang mencurigakan akhirnya menarik perhatian warga sekitar. Setelah dilakukan pengamatan, pria tersebut diduga berusaha mencongkel kotak amal yang berada di dalam masjid. Aksi itu diketahui sebelum pelaku berhasil membawa uang yang tersimpan di dalam kotak amal.
Saat aksinya dipergoki, pelaku sempat berupaya menghindari kecurigaan dengan kembali berpura-pura salat. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena warga sudah mengetahui tindakannya. Beberapa warga kemudian langsung mengamankan pelaku agar tidak melarikan diri.
Situasi sempat memanas karena warga yang geram hampir meluapkan emosinya kepada pelaku. Beruntung, aparat kepolisian segera datang ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas kemudian mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi berupaya mendalami motif pelaku serta kemungkinan keterlibatannya dalam aksi serupa di lokasi lain. Sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan upaya pembongkaran kotak amal juga turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena tempat ibadah yang seharusnya menjadi lokasi aman dan penuh ketenangan justru dijadikan sasaran tindak kriminal. Warga berharap pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku agar memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pihak kepolisian juga mengimbau pengurus tempat ibadah untuk meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas yang menyimpan uang amal, termasuk memasang sistem keamanan tambahan seperti kamera pengawas atau penguncian yang lebih kuat guna meminimalkan risiko pencurian.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sambil terus mengumpulkan keterangan dari saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.


